Artikel

Klaim dalam Label Pangan

PEDOMAN-PEDOMAN UMUM UNTUK KLAIM
CAC/GL 1-1979

CODEX ALIMENTARIUS COMMISSION

GENERAL GUIDELINES ON CLAIMS
CAC/GL 1-1979

1. RUANG LINGKUP DAN PRINSIP-PRINSIP UMUM

1.1 Pedoman-pedoman ini berkaitan dengan klaim-klaim yang dibuat untuk pangan terlepas dari apakah pangan dicakup oleh Standar codex secara individual atau tidak.

1.2 Prinsip pada mana pedoman-pedoman didasarkan pada bahwa tidak ada pangan harus dilukiskan atau disajikana menurut cara yang tidak benar, menyesatkan atau menipu atau kemungkinan menciptakan kesan yang keliru tentang karakternya dalam hal apapun.

1.3 Orang yang memasarkan pangan harus dapat membenarkan klaim yang dibuat.

2. DEFINISI
Untuk tujuan pedoman-pedoman ini, klaim adalah setiap representasi yang menyatakan, menyarankan atau menyiratkan bahwa makanan memiliki karakteristik tertentu yang berkaitan dengan asal-usulnya, sifat gizi, sifat, produksi, pengolahan, komposisi atau kualitas lainnya.

3. Klaim-klaim yang dilarang
Klaim-klaim berikut harus dilarang:

3.1 Klaim yang menyatakan bahwa setiap makanan yang diberikan akan menyediakan sumber yang memadai dari semua nutrisi penting, kecuali dalam hal produk didefinisikan dengan baik untuk mana standard Codex mengatur klaim-klaim seperti itu sebagai klaim yang dapat diterima atau di mana otoritas yang berwenang telah menerima produk menjadi sumber yang memadai untuk semua nutrisi penting.

3.2 Klaim yang menyiratkan bahwa diet yang seimbang atau pangan biasa tidak dapat menyediakan jumlah yang cukup semua nutrisi.

3.3 Klaim yang tidak dapat dibuktikan.

3.4 Klaim mengenai kesesuaian dari pangan untuk penggunaan dalam pencegahan, penanggulangan, pengobatan atau penyembuhan atas suatu penyakit, gangguan, atau kondisi fisiologis tertentu kecuali mereka:

(a) sesuai dengan ketentuan standar-standar atau pedoman-pedoman Codex untuk pangan yang berada di bawah kewenangan Committee on Foods for Special Dietary Uses dan mengikuti prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam pedoman-pedoman ini. atau,
(b) dalam hal tidak ada standar atau pedoman Codex yang berlaku, diizinkan berdasarkan hukum dari Negara daam mana pangan itu didistribusikan.

3.5 Klaim yang dapat menimbulkan keraguan tentang keamanan pangan yang serupa atau yang dapat membangkitkan atau mengeksploitasi ketakutan pada konsumen.

4. KLAIM YANG SECARA POTENSIAL MENYESATKAN

Berikut ini adalah contoh-conth dari klaim-klaim yang dapat menyesatkan:
4.1 klaim yang tidak berarti termasuk perbandingan dan yang terhebat.

4.2 Klaim seperti untuk praktek higienis yang baik, seperti “bermanfaat”, “sehat”, “terdengar”.

5. KLAIM BERSYARAT

5.1 Klaim-klaim berikut harus diizinkan tunduk pada persyaratan tertentu yang melekat pada masing-masing:

(i) Suatu indikasi bahwa pangan telah memperoleh nilai gizi yang meningkat atau khusus dengan cara-cara penambahan bahan-bahan gizi seperti vitamin, mineral dan asam amino jika penambahan tersebut telah dibuat atas dasar pertimbangan-pertimbangan gizi sesuai dengan Codex General Principles for the Addition of Essential Nutrients to Foods. Indikasi semacam ini harus tunduk pada perundang-undangan oleh otoritas yang berwenang.

(ii) Sebuah indikasi bahwa pangan memiliki kualitas gizi khusus dengan pengurangan atau penghilangan bahan zat gizi harus atas dasar pertimbangan-pertimbangan gizi dan tunduk pada perundang-undangan oleh otoritas yang berwenang.

(iii) Istilah-istilah seperti “alami”, “murni”, “segar”, “buatan sendiri “, “tumbuh secra organik ” dan “tumbuh scara biologis ” ketika mereka digunakan, harus sesuai dengan praktek nasional di negara mana pangan dijual. Penggunaan istilah-istilah ini harus konsisten dengan larangan yang ditentukan dalam Bagian 3.

(iv) Persiapan Keagamaan atau Ritual (sebagai contoh Halal, Kosher) dari pangan dapat diklaim dengan ketentuan bahwa pangan sesuai dengan persyaratan-persyaratan dari otoritas keagamaan atau ritual yang sesuai (lihat juga Pedoman Umum Penggunaan istilah “Halal”, CAC / GL 24-1997).

(v) Klaim bahwa pangan memiliki karakteristik khusus ketika semua pangan tersebut memiliki karakteristik yang sama, jika fakta ini jelas dalam klaim itu.

(vi) Klaim yang menyoroti ketidakhadiran atau tidak adanya penambahan zat-zat tertentu pada pangan dpat digunakan dengan ketentuan bahwa mereka tidak menyesatkan dan dengan ketentuan bahwa zat:
(a) tidak dikenakan persyaratan khusus dalam Standar atau Pedoman Codex;
(b) adalah salah satu yang konsumen biasanya akan berharap untuk menemukan dalam pangan;
(c) belum diganti dengan yang lain yang memberikan pangan karakteristik-karakteristik yang sepadan kecuali sifat dari penggantian secara jelas dinyatakan dengan keunggulan yang sama; dan
(d) adalah salah satu yang kehadiran atau penambahannya diizinkan dalam pangan.

(vii) Klaim yang menyoroti ketidakhadiran atau tidak adanya penambahan satu atau lebihbahan zat gizi harus dianggap sebagai klaim gizi dan karena itu harus mengenai deklarasi bahan zat gizi wajib sesuai dengan nutrisi sesuai dengan Codex Guidelines on Nutrition Labelling .

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s